Hobi Batu Mulia kini telah menjamur di berbagai kalangan masyarakat khususnya di Indonesia. Selain untuk digunakan sebagai aksesori maupun hiasan,
batu Mulia ini juga memiliki nilai investasi jangka panjang yang cukup
menggiurkan, terutama bagi para kolektor. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas mengenai Mengenal Lebih Jelas Batu Bacan Yang Lagi Naik Daun, Batu Bacan pada akhir akhir ini tengah menjadi primadona bagi
penggemar batu akik di tanah air kita.
Batu bacan bisa dibilang Gioknya Indonesia. Batu yang sedang naik daun ini diburu oleh banyak penggemar maupun kolektor batu mulia baik dari dalam negri maupun dari manca negara. Kepopuleran batu ini dikabarkan karena pemberian cindera mata sebuah batu berwarna hijau dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama tepatnya pada tahun 2010. Beberapa kalangan menyebutkan jika sebenarnya batu berwarna hijau tersebut merupakan batu giok Garut yang memiliki kesamaan dengan batu giok dari Tiongkok. Namun sentimen pasar menggiring opini bahwa batu tersebut merupakan batu Bacan yang disinyalir memiliki harga yang fantastis, karena beredarnya opini tersebut maka harga batu bacan mendongkrak yang semula berkisar di angka ratusan ribu rupiah, kini bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.
Batu Bacan memiliki kandungan mineral yang bernama latin Chrysocolla Chalcedony ini merupakan perpaduan antara mineral Chrysocolla yang memberikan efek warna biru kehijauan serta mineral Chalcedony yang membuat batu ini menjadi sangat keras. Batu ini memiliki tingkat kekerasan 7 skala Mohs. Mineral Chrysocolla sebenarnya merupakan batuan kapur dengan tekstur yang lunak. Namun menjadi keras karena bersenyawa dengan mineral Chalcedony. Terbentuknya bebatuan yang unik ini dikarenakan posisi kepulauan Indonesia yang berada di wilayah Cincin Api Pasifik atau "Ring Of Fire" dengan banyak gunung api aktif secara geologis.
Jenis Batu Bacan Yang Populer di Indonesia
![]() |
Batu Bacan |
Batu bacan bisa dibilang Gioknya Indonesia. Batu yang sedang naik daun ini diburu oleh banyak penggemar maupun kolektor batu mulia baik dari dalam negri maupun dari manca negara. Kepopuleran batu ini dikabarkan karena pemberian cindera mata sebuah batu berwarna hijau dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama tepatnya pada tahun 2010. Beberapa kalangan menyebutkan jika sebenarnya batu berwarna hijau tersebut merupakan batu giok Garut yang memiliki kesamaan dengan batu giok dari Tiongkok. Namun sentimen pasar menggiring opini bahwa batu tersebut merupakan batu Bacan yang disinyalir memiliki harga yang fantastis, karena beredarnya opini tersebut maka harga batu bacan mendongkrak yang semula berkisar di angka ratusan ribu rupiah, kini bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Batu Bacan
Menurut beberapa sumber fenomena melonjaknya harga batu Bacan bermula dari
mulai menipisnya persedian batu Giok dari Negara Tiongkok. Salah satu batu yang
menyerupai baik secara partikel mapun manfaat yang ada di dalamnya yaitu batu
Bacan. Faktor lain pendongkrak kepopularitasan batu ini adalah batu ini
dipercaya sebagai batu hidup alias mampu memproses menjadi kristal dengan relatif
cepat serta mampu berubah warna menjadi jauh lebih indah. Kemampuan batu
Bacan tersebut
disebabkan oleh kandungan Chrysocolla yang secara berangsur-angsur bergerak
memisahkan diri dan keluar dari unsur Chalcedony melalui serat-seratnya. Karena kemampuannya mengkristal secara alami meskipun sudah dibentuk
menjadi batu cincin menjadikan batu bacan memiliki keunikan tersendiri dan mampu memikat sebagian besar pencinta batu mulia.
![]() |
Batu Bacan |
Batu Bacan memiliki kandungan mineral yang bernama latin Chrysocolla Chalcedony ini merupakan perpaduan antara mineral Chrysocolla yang memberikan efek warna biru kehijauan serta mineral Chalcedony yang membuat batu ini menjadi sangat keras. Batu ini memiliki tingkat kekerasan 7 skala Mohs. Mineral Chrysocolla sebenarnya merupakan batuan kapur dengan tekstur yang lunak. Namun menjadi keras karena bersenyawa dengan mineral Chalcedony. Terbentuknya bebatuan yang unik ini dikarenakan posisi kepulauan Indonesia yang berada di wilayah Cincin Api Pasifik atau "Ring Of Fire" dengan banyak gunung api aktif secara geologis.
![]() |
Batu Bacan |
Sesuai dengan namanya, Batu Bacan merupakan mulia yang berasal dari pulau Kasiruta di kepulauan Bacan
Halmahera Maluku Utara. Pemberian nama "Bacan" yang dikenal kini oleh masyarakat luas dikarenakan batu ini pertamakali diperjual belikan di Pulau Bacan. Sebenarnya batu ini sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat dari
kerajaan Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan sendiri sudah mulai menggunakannya
sebagai perhiasan semenjak berabad-abad lalu.
Jenis Batu Bacan Yang Populer di Indonesia
Batu Bacan Doko
Bacan Doko memiliki tampilan warna yang lebih bervariasi dan
beragam. Batu ini memiliki warna yang agak kehitaman dari luar namun akan
berubah warna menjadi hijau, biru laut, kuning, coklat teh atau warna kembang jika disinari
dengan lampu senter. Warna yang paling populer adalah yang berwarna
hijau cincau. Beberapa batu bacan Doko juga ditemukan ada yang berwarna hampir
mirip dengan bacan Palamea yang berwarna bening, walaupun sangat jarang dan
langka. Perbedan proses perubahan atau metamorfosis pada batu Bacan Doko lebih cepat ketimbang bacan Palamea.
Batu bacan Palamea pada umumnya memiliki warna hijau
muda cerah. Komposisi kandungan kapur bacan Palamea lebih banyak
dibandingkan dengan bacan Doko. Seiring dengan perubahannya, batu bacan Palamea
akan menghasilkan warna hijau seperti giok dengan tekstur halus yang
mengkristal (tembus jika disinari dengan lampu senter). Keindahannya inilah
yang membuat batu bacan Doko diburu oleh para kolektor batu mulia.
Cara Membedakan Batu Bacan Asli
1. Mampu menggores kaca
Kekerasan Batu bacan yang mencapai 7 skala Mohs manpu menggores sebuah kaca apabila digesekkan. Hal ini disebabkan karena tekstur batu bacan yang jauh lebih keras
dibanding kaca hingga mampu membuat kaca tergores.
2. Berserat
Sebersih apapun dari batu mulia pasti memiliki serat meskipun sangat halus. Jadi apabila ada batu yang benar-benar mulus tanpa serat, maka patut dipertanyakan keasliannya.
4. Perangkat layar sentuh
Meskipun belum ada
penelitian ilmiah yang menyatakan bahwa alasan mengapa batu Bacan bisa
mengoperasikan perangkat layar sentuh, namun sebagian orang percaya bahwa
kandungan mineral serta muatan Ion yang terdapat pada Batu Bacan menjadi
salah satu faktor pemicunya.
0 Response to "Mengenal Lebih Jelas Batu Bacan Yang Lagi Naik Daun"